October 17, 2019

Dikabarkan Ke Manchester United, Massimiliano Allegri Akui Belum Lancar Bahasa Inggris

Massimiliano Allegri mencoba meredakan rumornya ke Manchester United dengan mengaku belum lancar berbahasa Inggris.

Dengan Setan Merah mengalami awalan terburuknya di Liga Primer Inggris musim ini, tekanan lantas ada di pundak manajer Ole Gunnar Solskjaer dan nama Allegri lantas muncul untuk menjadi kandidat penggantinya.

Pria Italia itu, yang saat ini tengah menganggur setelah meninggalkan Juventus, mengklaim bahasa Inggris-nya belum cukup bagus untuk memulai pekerjaan di Old Trafford.

“Saya belum lancar berbahasa Inggris, namun saya belajar,” kata Allegri di acara simposium Asosiasi Pelatih Sepakbola, dikutip dari Przeglad Sportowy.

Selagi ia sedang belajar bahasa Inggris, Allegri mengklaim bahwa ia adalah tipe pelatih yang lebih sering mendengarkan ketimbang berbicara, dengan menceritakan bagaimana ia bisa sukses di Juventus.

Pelatih 52 tahun itu memenangkan gelar Serie A selama lima musimnya bersama Bianconeri, dan dua kali mengantar timnya ke final Liga Champions meski gagal menjadi juara.

“Ada dua cara untuk menjadi pelatih bagus: otoriter dan liberal. Saya lebih memilih yang terakhir, jadi saya lebih sering mendengarkan ketimbang berbicara,” lanjut Allegri.

“Berkat strategi tersebut, saya mendapatkan lebih banyak informasi dari pihak luar, yang mana itu sangat mengubah dunia saya. Saya masih mengesampingkan validitas dari ide-ide saya. Saya sering berdebat dengan diri saya sendiri.

“Jika saya pikir sesuatunya 100 persen bagus, saya justru khawatir dan akan berkonsultasi soal itu dengan orang-orang di sekitar saya.

“Ketika saya datang ke Turin setelah era Antonio Conte, banyak orang mengira saya akan gagal, Juve disebut salah, dan bahwa era kejayaan berakhir karena tim itu sudah jenuh.

“Situasinya memang tidak sempurna waktu itu karena saya menemukan tim yang perlu dibangun ulang. Itu menantang, namun juga berisiko kegagalan, dan Juventus bukan tepat untuk itu terjadi.

“Itulah mengapa saya harus mencari cara untuk memicu tim ini. Saya mendengarkan dan saya melakukan perubahan.”